3 hari yang lalu, di gerejaku sedang ada gerakan misi selama 3 hari berturut2. Selama 2 hari, aku-rikky dan ivy mengikuti acara tersebut. Hari Jumat kami nonton film "Candle in The Dark-William Carey" Ivy cukup interest ketika nonton film itu.. lalu ketika dia melihat pameran/galery hudson taylor di ruang serbaguna.. wah banyak bertanya deh pokoknya..
Lalu hari ini dia memaksa untuk maju "show n tell" di kelas.. padahal jadwalnya dia baru besok.. berhubung besok dia ada acara khusus di sekolah, jadinya ga ada show n tell.. makanya dia ngotot tetep pengen show n tell walaupun harinya dimajuin..
Ketika mencoba membantu Ivy utk persiapan show n tell hari ini, saya bertanya "apa yang mau Ivy critakan sama temen2...??" Lalu sambil sama-sama berpikir... tiba2 timbul satu ide yaitu about "Being candle in the dark".. Hari ini Ivy bawa lilin.. dan dia mau bagi2 kan ke temen2.. dan dia akan mencoba menjelaskan bahwa di hari Natal ini, Yesus lahir ke dunia untuk menyelamatkan kita dari dosa.. dan Yesus juga ingin supaya kita semua orang yang sudah diselamatkan, dapat menjadi terang di kegelapan.. Dan nanti dia akan minta semua lilin dinyalakan.. dalam ruangan yang terang maka sinarnya tidak akan terang.. ya biasa saja.. tapi nanti dia akan minta teachernya untuk matikan lampu ruangan, sehingga dia bisa bilang ke temen2nya bahwa menjadi lilin di tengah kegelapan.. maka terangnya akan lebih bercahaya dan berguna...
Wah bisa ga ya?? Jadi ga sabar nunggu nanti pulang sekolah.. Apa ya yang Ivy sampaikan?? Apakah sesuai dengan persiapannya di rumah?? Tapi apapun itu.. bagiku cukuplah saat ini bagi Ivy untuk dia benar2 mengerti, apa arti jadi terang di dalam kegelapan...
It's All About Us
Hi teman2 semua...
Di blog ini aku hanya akan men-share-kan hal-hal yang berkaitan dengan Family, Kids, Dating and Premarital. Semua itu aku dapat dari pembinaan2 yang aku ikuti, buku-buku yang kubaca, dan juga tentunya pengalaman2ku sehari2 dengan keluarga, ibu2 di sekolah ivy dan teman2 di gereja. Sayang rasanya kalau apa yang ku dapat tidak bisa kubagikan buat orang lain...
So.. hope ini smua bisa berguna untuk kita semua.
Slamat membaca.. Tuhan berkati.
Di blog ini aku hanya akan men-share-kan hal-hal yang berkaitan dengan Family, Kids, Dating and Premarital. Semua itu aku dapat dari pembinaan2 yang aku ikuti, buku-buku yang kubaca, dan juga tentunya pengalaman2ku sehari2 dengan keluarga, ibu2 di sekolah ivy dan teman2 di gereja. Sayang rasanya kalau apa yang ku dapat tidak bisa kubagikan buat orang lain...
So.. hope ini smua bisa berguna untuk kita semua.
Slamat membaca.. Tuhan berkati.
Minggu, 30 November 2008
Kurban...
Pagi ini brangkat anter ivy sekolah... kami melewati banyak sekali kambing yang terikat di pohon2.. Ivy bertanya "ma.. ada apa dengan kambing2 itu.. kok banyak?" lalu ku jelaskan bahwa kambing2 itu utk kurban.. "Kurban itu apa ma??" nah ini dia nih.. pertanyaan yg pasti keluar dari mulut si ucrit..
Sedikit memutar otak.. akhirnya aku cerita soal Abraham ketika dengan ketaatannya dia mau memberikan Ishak sebagai kurban walaupun akhirnya Tuhan memberikan kambing domba sebagai ganti Ishak, karena abraham taat pada Allah. Lalu aku lanjutkan lagi bahwa setelah Yesus datang ke dunia, Dia tidak menginginkan kurban itu.. yang Dia inginkan adalah persembahan yang lain.. Eh tiba2 Ivy nyeletuk "persembahan uang ya ma??" hehehe.. anak memang bener2 polos.. ya kujelaskan lagi klo Tuhan inginkan persembahan hidup kita.. Hidup kita untuk mau melayani Tuhan sepenuh hati kita.. Dan Ivy mengiyakan.. "Aku mau kok pelayanan.." Wah pagi ini aku penuh senyum deh.. Mendapatkan pembicaraan yang indah dengan Ivy.. pagi ini paling tidak Ivy tau nilai atau arti kurban/persembahan yang Tuhan inginkan.
Memang perlu lho ngobrol sama anak.. kadang dari hal2 simple yang kita temui sehari-hari banyak pelajaran yang kita bisa share sama anak..
Seandainya tiap pagi seperti ini.... :p
Sedikit memutar otak.. akhirnya aku cerita soal Abraham ketika dengan ketaatannya dia mau memberikan Ishak sebagai kurban walaupun akhirnya Tuhan memberikan kambing domba sebagai ganti Ishak, karena abraham taat pada Allah. Lalu aku lanjutkan lagi bahwa setelah Yesus datang ke dunia, Dia tidak menginginkan kurban itu.. yang Dia inginkan adalah persembahan yang lain.. Eh tiba2 Ivy nyeletuk "persembahan uang ya ma??" hehehe.. anak memang bener2 polos.. ya kujelaskan lagi klo Tuhan inginkan persembahan hidup kita.. Hidup kita untuk mau melayani Tuhan sepenuh hati kita.. Dan Ivy mengiyakan.. "Aku mau kok pelayanan.." Wah pagi ini aku penuh senyum deh.. Mendapatkan pembicaraan yang indah dengan Ivy.. pagi ini paling tidak Ivy tau nilai atau arti kurban/persembahan yang Tuhan inginkan.
Memang perlu lho ngobrol sama anak.. kadang dari hal2 simple yang kita temui sehari-hari banyak pelajaran yang kita bisa share sama anak..
Seandainya tiap pagi seperti ini.... :p
Kamis, 20 November 2008
Kaya...
Suatu hari ivy pernah nanya begini sama papanya.. "Pa.. kok kita ga kaya sih??" Lalu saya tanya balik, "emangnya kaya itu apa vy??" dia terdiam dan nanya balik sama papanya "Kaya itu apa sih pa??"
Hehe.. percakapan yang menarik ya.. Anak kecil suka menanyakan sesuatu yang sebenernya dia ga ngerti. Lalu rikky menjawab dengan bijaksana.. (thats my lovely husband ;p) "vy.. orang kaya adalah orang yang bisa bersyukur. Dengan menyadari semua adalah anugrah Tuhan. Kalaupun orang punya banyak uang.. tapi kalau tidak pernah bisa bersyukur.. maka dia bukanlah orang yang kaya..."
Ivy mendengarkan jawaban itu dengan sangat serius sekali. Lucu deh mukanya. Tapi paling tidak, dia mengerti bahwa kekayaan harta bukanlah segalanya kalau kita tidak pernah bisa mensyukuri apa yang sudah Tuhan berikan sama kita, di kehidupan ini tentunya.
Lalu beberapa minggu kemudian, dalam perjalanan pulang les piano, ivy tanya "Ma, kok temen2 pada ga ditemenin mamanya sih.. kok malah nannynya??" ya aku jawab "Mamanya mungkin pada kerja, cari uang.. jadinya sibuk.. ga sempet anter n temenin anaknya les.." Lalu tiba2 aku teringat sesuatu dan coba membukakan percakapan ini dengan ivy
"vy.. kamu lebih seneng mama kerja lagi ga?? cari uang yang banyak, bantu papa, uang kita jadi banyak.. kita jadi orang kaya.. bisa beli rumah di sunter. Tapi mama ga bisa temenin kamu, ga bisa jemput kamu sekolah..." (ika)
" Lha yang nemenin ivy siapa??" (ivy)
"Ya mbak acih... yg jemput ivy, nemenin sekolah, nemenin di rumah ampe sore.."(ika)
"Hmmm.... bole deh ma.. mama kerja lagi.. biar uang kita banyak..."(ivy)
Wah surprise juga nih denger jawabannya... tapi ga lama kemudian ivy buka suara...
"Ma..tapi kayaknya kita hidup begini juga dah cukup kok, yang penting ivy bisa sama mama. Ivy ga mau sama mbak..". ,lalu dia pegang tanganku yang lagi pegang setir... hehehe ;p
Thats my girl.. aku cukup mengenal ivy.. bagaimanapun kami sering berantem.. tapi bonding kami kuat sekali. Dan senang sekali bisa mendengar dia belajar mensyukuri hidupnya. Dan saat ini kekayaan terbesarku adalah rikky, ivy, dan anak ke2 ku yang akan keluar 4 bulan lagi.. Kekayaan yang ga akan pernah bisa terganti... punya keluarga yang saling mengasihi.. dan yang pasti punya keluarga yang mengasihi Tuhan. I love you ky..vy.. mmuuaahhhh....
Hehe.. percakapan yang menarik ya.. Anak kecil suka menanyakan sesuatu yang sebenernya dia ga ngerti. Lalu rikky menjawab dengan bijaksana.. (thats my lovely husband ;p) "vy.. orang kaya adalah orang yang bisa bersyukur. Dengan menyadari semua adalah anugrah Tuhan. Kalaupun orang punya banyak uang.. tapi kalau tidak pernah bisa bersyukur.. maka dia bukanlah orang yang kaya..."
Ivy mendengarkan jawaban itu dengan sangat serius sekali. Lucu deh mukanya. Tapi paling tidak, dia mengerti bahwa kekayaan harta bukanlah segalanya kalau kita tidak pernah bisa mensyukuri apa yang sudah Tuhan berikan sama kita, di kehidupan ini tentunya.
Lalu beberapa minggu kemudian, dalam perjalanan pulang les piano, ivy tanya "Ma, kok temen2 pada ga ditemenin mamanya sih.. kok malah nannynya??" ya aku jawab "Mamanya mungkin pada kerja, cari uang.. jadinya sibuk.. ga sempet anter n temenin anaknya les.." Lalu tiba2 aku teringat sesuatu dan coba membukakan percakapan ini dengan ivy
"vy.. kamu lebih seneng mama kerja lagi ga?? cari uang yang banyak, bantu papa, uang kita jadi banyak.. kita jadi orang kaya.. bisa beli rumah di sunter. Tapi mama ga bisa temenin kamu, ga bisa jemput kamu sekolah..." (ika)
" Lha yang nemenin ivy siapa??" (ivy)
"Ya mbak acih... yg jemput ivy, nemenin sekolah, nemenin di rumah ampe sore.."(ika)
"Hmmm.... bole deh ma.. mama kerja lagi.. biar uang kita banyak..."(ivy)
Wah surprise juga nih denger jawabannya... tapi ga lama kemudian ivy buka suara...
"Ma..tapi kayaknya kita hidup begini juga dah cukup kok, yang penting ivy bisa sama mama. Ivy ga mau sama mbak..". ,lalu dia pegang tanganku yang lagi pegang setir... hehehe ;p
Thats my girl.. aku cukup mengenal ivy.. bagaimanapun kami sering berantem.. tapi bonding kami kuat sekali. Dan senang sekali bisa mendengar dia belajar mensyukuri hidupnya. Dan saat ini kekayaan terbesarku adalah rikky, ivy, dan anak ke2 ku yang akan keluar 4 bulan lagi.. Kekayaan yang ga akan pernah bisa terganti... punya keluarga yang saling mengasihi.. dan yang pasti punya keluarga yang mengasihi Tuhan. I love you ky..vy.. mmuuaahhhh....
Senin, 03 November 2008
Trust, Respect & Love
Sering kita dengar, atau mungkin baca di buku2, bahwa dalam menjalin hubungan, 3 hal ini harus ada di dalamnya. Ada trust, respect n love diantara satu sama lain. Tapi entah kenapa 3 hal ini terlihat abstrak di mata para pasangan2 yang sedang jatuh cinta.. Sehingga ketika 3 hal ini dijadikan alasan untuk memutuskan hubungan, pasti sulit diterima.. seakan mengada-ada..
Kayaknya lebih nyata kalau alasan putus itu karena ada pihak ketiga, selingkuh, ya hal-hal seperti itulah... Padahal akarnya sama, selingkuh karena sudah ga ada trust, respect n love...
Sebenernya apa sih yang dimaksud dengan 3 hal itu?
Love..
Udah jelas lah ya.. klo tidak ada 'love' mana mungkin bisa ada hubungan yang terjalin. Tapi 'love' yang seperti apa?? nah love itu sendiri juga punya segitiga lho.. yaitu antara pria-wanita-Tuhan. Kalo 'love'nya tidak ada Tuhan di dalamnya, wah mesti ditanyain tuh.. 'love' karena apa?? fisik kah?? kekayaan kah?? atau apa?? 'Love' yang didalamnya ada Tuhan, dah pasti akan terus belajar menerima kekurangan masing2, dan sudah pasti hubungan ini terus indah dihadapan Tuhan. Lalu apakah cinta bisa dibangun?? Mungkin bisa sih?? tapi ga mudah. Butuh pengorbanan pastinya. Jadi bagaimana denganmu??
Trust..
Nah yang ini penting banget lho, khususnya setelah menikah. Kalo kita ga bisa trust sama pasangan kita, maka sudah jelas hubungan itu menjadi tidak sehat. Segala sesuatu yang dilakukan atau dikerjakan menjadi tidak murni. Semua penuh kecurigaan. Wajar kalo sekarang banyak acara di televisi yang memperlihatkan ketidakpercayaan terhadap pasangan (mata-mata, playboy kabel, termehek-mehek.. apalah semua yang berbau begituan..). Itu dasarnya jelas.. sudah tidak ada 'trust'. Dalam pernikahan hal ini sangat penting. Karena, walaupun 2 orang sudah berkomitmen dihadapan Tuhan, apabila sudah tidak ada trust diantara mereka dari masa berpacaran , maka hidup pernikahannya akan mengalami struggle yang luar biasa. Bangunlah trust sejak masa berpacaran, kalau sudah menikah tidak mudah membangun trust lho..
Respect..
Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa seorang istri harus tunduk kepada suami, dan suami harus mengasihi istrinya. Kalau dari pacaran sudah sulit untuk saling menghormati bagaimana nanti menikah?? Menghormati yang seperti apa sih?? Ketika sedang berdiskusi, bisa menghormati pendapat atau usulan pasangan walau belum tentu benar pendapatnya. Timbul dari dalam hati rasa kekaguman terhadap pasangan (bukan bersifat fisik ya.. boleh sih.. tapi bukan itu yang utama), bangga terhadapnya.. Dan bangga menjadi pasangannya..
Hal ini pun sama seperti 'trust', kalau dari pacaran rasa 'respect' sudah tidak ada.. akan sulit untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Pernikahan tanpa rasa 'respect' yang akan terjadi adalah suami-istri jalan masing2... :( kayak apa tuh rasanya?? mau mengalaminya?? :<
3 hal ini memang kesannya abstrak, tapi jadi basic bagi pasangan yang sedang berpacaran. Bangunlah ke 3 hal ini selama masih berpacaran.. tapi seandainya, dengan berjalannya waktu, tidak ada ke 3 hal ini dalam hubungan kalian,.... ya pikir baik-baik. Pernikahan lebih complicated dari pacaran.. Selamat pacaran dan terus bergumul... (special for my dear sisters in Christ pw, elv, shy, nn.. keep struggle ya...)
Kayaknya lebih nyata kalau alasan putus itu karena ada pihak ketiga, selingkuh, ya hal-hal seperti itulah... Padahal akarnya sama, selingkuh karena sudah ga ada trust, respect n love...
Sebenernya apa sih yang dimaksud dengan 3 hal itu?
Love..
Udah jelas lah ya.. klo tidak ada 'love' mana mungkin bisa ada hubungan yang terjalin. Tapi 'love' yang seperti apa?? nah love itu sendiri juga punya segitiga lho.. yaitu antara pria-wanita-Tuhan. Kalo 'love'nya tidak ada Tuhan di dalamnya, wah mesti ditanyain tuh.. 'love' karena apa?? fisik kah?? kekayaan kah?? atau apa?? 'Love' yang didalamnya ada Tuhan, dah pasti akan terus belajar menerima kekurangan masing2, dan sudah pasti hubungan ini terus indah dihadapan Tuhan. Lalu apakah cinta bisa dibangun?? Mungkin bisa sih?? tapi ga mudah. Butuh pengorbanan pastinya. Jadi bagaimana denganmu??
Trust..
Nah yang ini penting banget lho, khususnya setelah menikah. Kalo kita ga bisa trust sama pasangan kita, maka sudah jelas hubungan itu menjadi tidak sehat. Segala sesuatu yang dilakukan atau dikerjakan menjadi tidak murni. Semua penuh kecurigaan. Wajar kalo sekarang banyak acara di televisi yang memperlihatkan ketidakpercayaan terhadap pasangan (mata-mata, playboy kabel, termehek-mehek.. apalah semua yang berbau begituan..). Itu dasarnya jelas.. sudah tidak ada 'trust'. Dalam pernikahan hal ini sangat penting. Karena, walaupun 2 orang sudah berkomitmen dihadapan Tuhan, apabila sudah tidak ada trust diantara mereka dari masa berpacaran , maka hidup pernikahannya akan mengalami struggle yang luar biasa. Bangunlah trust sejak masa berpacaran, kalau sudah menikah tidak mudah membangun trust lho..
Respect..
Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa seorang istri harus tunduk kepada suami, dan suami harus mengasihi istrinya. Kalau dari pacaran sudah sulit untuk saling menghormati bagaimana nanti menikah?? Menghormati yang seperti apa sih?? Ketika sedang berdiskusi, bisa menghormati pendapat atau usulan pasangan walau belum tentu benar pendapatnya. Timbul dari dalam hati rasa kekaguman terhadap pasangan (bukan bersifat fisik ya.. boleh sih.. tapi bukan itu yang utama), bangga terhadapnya.. Dan bangga menjadi pasangannya..
Hal ini pun sama seperti 'trust', kalau dari pacaran rasa 'respect' sudah tidak ada.. akan sulit untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Pernikahan tanpa rasa 'respect' yang akan terjadi adalah suami-istri jalan masing2... :( kayak apa tuh rasanya?? mau mengalaminya?? :<
3 hal ini memang kesannya abstrak, tapi jadi basic bagi pasangan yang sedang berpacaran. Bangunlah ke 3 hal ini selama masih berpacaran.. tapi seandainya, dengan berjalannya waktu, tidak ada ke 3 hal ini dalam hubungan kalian,.... ya pikir baik-baik. Pernikahan lebih complicated dari pacaran.. Selamat pacaran dan terus bergumul... (special for my dear sisters in Christ pw, elv, shy, nn.. keep struggle ya...)
Langganan:
Postingan (Atom)
